Monday, July 21, 2014

Teori Tabularasa

        “Tabula rasa mengatakan bahwa manusia yang baru dilahirkan itu dapat diumpamakan sebagai kertas putih yang belum ditulisi (a sheet ot white paper avoid of all characters)” (john locke) Jadi, sejak lahir manusia itu tidak mempunyai bakat dan pembawaan apa-apa. manusia dapat dibentuk oleh lingkungan sosialnya. Di sini kekuatan ada pada lingkungan. Lingkungan berkuasa atas pembentukan perilaku bahkan kepribadian manusia.

        Beberapa bulan yang lalu blog yang saya buat ini sempat tidak saya perhatikan. Bahkan, paswordnya pun saya lupa. Padahal, blog ini merupakan sarana terbaik dimana kita dapat mangaktualisasikan diri kita di dunia maya. Seorang Rachmat Sutarnas saja yang merupakan HR & Service senior manager di sebuah perusahan multi nasional dan lulusan universitas ternama di Manchester-Inggris ini dapat mengagumi seorang “pria” yang notabenenya merupakan mahasiswa Perguruan Tinggi Kedinasan,

         hanya dengan membaca tulisan-tulisannya di blog pribadinya (bocahbancar.wordpress.com). Bahkan, kebiasaannya nge-blog ini bermetamorfosa menjadi sebuah buku motivasi yang sangat membakar semangat saya dan yang lainnya. Ya, buku itu adalah the book of dreams. 

       Sejak tingkat 1 saya memang banyak bergaul dengan orang2 luar biasa (Alamsyah, Joko Setiawan, dan Abd. Muhni Salam). Saya yang awalnya tidak gemar menulis, menjadi tertarik untuk menulis (tabularasa). Saya yang awalnya hanya ingin fokus kuliah, menjadi tertarik untuk berorganisasi di luar kampus (tabularasa). saya yang awalnya hanya ingin melanjutkan kuliah master di Universitas Indonesia, menjadi tertarik untuk melanjutan kuliah di luar negeri (tabularasa).

         Bahkan, saya yang awalnya hanya berharap untuk menjadi PNS di Kementerian Sosial, menjadi tertarik untuk bekerja di perusahaan/NGO multi nasional (tabularasa). Semua perubahan ini terjadi tentu tidak semata – mata dikarenakan oleh keinginan saya, akan tetapi semua ini terjadi karena Allah SWT, karena ALLAH SWT telah mempertemukan dan memperkenalkan saya dengan 3 orang senior yang berbeda angkatan ini serta senior dan rekan2 lain yang luar biasa seperti Regi Oka Mahendra, Mbk Tyas, Uni Donna, Intan Slipilia, SST, Asep Nuryana, SST  dan yang lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per-satu. 

        Walaupun menurut mata kuliah Human Behavior in Social Environment (HBSE) kepribadian seseorang sangat dipengaruhi oleh biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Akan tetapi menurut analisis saya, faktor sosial lah yang sangat mempengaruhi. Maka dari itu, berhati-hatilah dengan orang – orang sekitar kita, karena mereka dapat menjadi anugerah bahkan musibah bagi kita. Oleh karena itu, di saat kita dalam proses meningkatkan resiliensi diri (kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi sulit) alangkah baiknya jika kita pun lebih berhati – hati dalam memilih teman bahkan sahabat. Karena pada dasarnya manusia ketika lahir berupa “kertas kosong”, maka dari berhati-hatilah dalam menjalin relasi, agar kita dapat memberikan corak terbaik pada “kertas kosong” yang kita miliki.

0 comments:

Post a Comment

Followers

Followers